Analisis Ekonomi dan Hukum terhadap Alih Fungsi Lahan dalam Pembangunan Perumahan Berbasis Arsitektur Lingkungan

Authors

  • Ahmad Hirzu Ma’sum Universitas Sains Al-Qur'an
  • Ardatul ‘Ulya Universitas Sains Al-Qur'an
  • Nurrohmat Universitas Sains Al-Qur'an

DOI:

https://doi.org/10.58641/triputra.v3i02.209

Keywords:

alih fungsi lahan, pembangunan perumahan, arsitektur lingkungan, urban heat island, tata ruang

Abstract

Perkembangan kawasan perkotaan telah mendorong terjadinya alih fungsi lahan dari kawasan perkebunan menjadi permukiman, termasuk pada kawasan Perumahan King Abdullah Jogoyitnan, Kabupaten Wonosobo. Fenomena ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi berupa peningkatan nilai lahan dan peluang investasi, tetapi juga menimbulkan persoalan hukum dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alih fungsi lahan dalam pembangunan perumahan dari perspektif ekonomi dan hukum, serta mengkaji peran arsitektur lingkungan dalam mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis komparatif melalui observasi lapangan, dokumentasi, dan studi literatur. Data yang dianalisis meliputi perubahan penggunaan lahan, kondisi vegetasi, karakteristik material permukaan, suhu lingkungan, serta regulasi tata ruang yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih fungsi lahan telah mengubah kawasan yang semula memiliki daya resap air tinggi menjadi kawasan terbangun dengan dominasi permukaan keras, sehingga memicu peningkatan suhu udara dan suhu permukaan serta mengindikasikan terjadinya fenomena urban heat island. Dari sisi ekonomi, perubahan ini meningkatkan nilai jual lahan, namun juga menimbulkan biaya lingkungan yang tidak diperhitungkan secara langsung. Dari sisi hukum, masih terdapat kesenjangan antara ketentuan tata ruang dan implementasi di lapangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembangunan perumahan memerlukan pendekatan integratif melalui penguatan kepatuhan hukum dan penerapan prinsip arsitektur lingkungan agar tercipta kawasan hunian yang nyaman, sehat, dan berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-05-31

Issue

Section

Articles