KONSTRUKSI SIKAP MODERASI BERAGAMA MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

(Studi Kasus di SMP Al-Banna dalam Konteks Masyarakat Multikultural Bali)

Authors

  • Nabieh Shulhan Ahmad Universitas Sains Al-Qur'an
  • Dhanny Agustya Rachmawan Universitas Sains Al-Qur'an
  • Anwas Mahfudh Universitas Sains Al-Qur'an
  • Eriko Yahya Maulana Universitas Sains Al-Qur'an

Keywords:

Moderasi Beragama, Pembelajaran PAI, Masyarakat Multikultural, Kompetensi Pedagogis Guru, SMP Al-Banna

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Al-Banna mengonstruksi dan menginternalisasikan nilai-nilai moderasi beragama kepada peserta didik dalam konteks masyarakat multikultural Bali. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif studi kasus, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memaknai moderasi beragama sebagai sikap hidup nyata dalam interaksi sosial. Transmisi nilai dilakukan melalui pendekatan tematik-kontekstual yang memadukan teks keagamaan dengan realitas sosial, serta didukung oleh relasi guru-murid yang berbasis kepercayaan dan keteladanan. Faktor pendukung utama meliputi kurikulum adaptif dan lingkungan inklusif, sedangkan faktor penghambat melibatkan resistensi orang tua dan pengaruh konten ekstremis di media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan konstruksi sikap moderasi beragama pada peserta didik sangat bergantung pada kompetensi pedagogis guru, kualitas relasi sosial dalam ekosistem sekolah, serta dukungan lingkungan yang kondusif.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Shulhan Ahmad , N., Agustya Rachmawan, D., Mahfudh, A., & Yahya Maulana, E. (2026). KONSTRUKSI SIKAP MODERASI BERAGAMA MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM : (Studi Kasus di SMP Al-Banna dalam Konteks Masyarakat Multikultural Bali). EDUDATA : Pendidikan, Data, Dan Statistika, 1(1), 7–12. Retrieved from https://journal.nacreva.com/index.php/edudata/article/view/236